Pendidikan Agama Islam

Profil :

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan Salah satu program studi yang masuk dalam Fakultas Tarbiyah STAI Balikpapan. PAI bertujuan melahirkan alumni yang mempunyai keahlian dan wawasan keislaman pada umumnya, berkompetensi sebagai tenaga pendidik Agama Islam di Sekolah/Madrasah khususnya, serta bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlakul karimah, berdedikasi terhadap pembangunan agama, bangsa dan negara Republik Indonesia, mempunyai sikap mandiri, profesional dan bertanggung jawab,.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

VISI
Visi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) :
“Terwujudnya Sarjana Muslim Yang Mampu Menjadi Pendidik Profesional,
Baik di Lembaga Formal Maupun Non Formal
MISI 

  • Misi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) :
  • Menghasilkan Sarjana Muslim, Bidang Pendidikan Agama Islam Yang Memiliki Kualifikasi Akademik dan Kompentensi Kependidikan.
  • Meningkatkan Kualitas Sarjana Melalui Pendidikan Agama Islam.
  • Memperkuat Landasan keilmuan Untuk Mengembangkan Diri Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Kerjasama Dengan Pihak Lain.
  • Tujuan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) :
  • Menghasilkan Sarjana Muslim, Bidang Pendidikan Agama Islam Yang Memiliki Kualifikasi Akademik dan Kompentensi Kependidikan.
  • Meningkatkan Kualitas Sarjana Melalui Pendidikan Agama Islam.
  • Memperkuat Landasan keilmuan Untuk Mengembangkan Diri Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Kerjasama Dengan Pihak Lain.

Kompetensi Lulusa

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Jadi, dalam kaitannya dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yaitu kemampuan guru PAI dalam mengajarkan moral melalui perencanaan pembelajaran seperti pemberian teori serta evaluasi yang terselubung dalam kegiatan belajar mengajar dikelas, baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Kompetensi Kepribadian

Merupakan kondisi guru sebagai individu yang memiliki kepribadian yang mantap sebagai contoh seorang pendidik yang beriwaba. Adapun kompetensi kepribadian ini mencakup berbagai aspek yakni memiliki kepribadian sebagai pendidik yang layak diteladani, dan memiliki sikap serta kemampuan kepemimpinan dalam interaksi yang bersifat demokratis dalam mengayomi peserta didik. Jadi dalam hubungannya dengan peran guru PAI, yaitu dalam memberikan bimbingan moral, guru harus mempunyai kepribadian yang dapat dijadikan teladan oleh siswa dikelas. Dengan kata lain, baiknya kepribadian seorang guru dalam mengajar, akan berpengaruh baik pula bagi siswa yang diajarnya.

3. Kompetensi Profesional

Merupakan penguasaan materi ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas dan mendalam mengenai bidang studi atau mata pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dengan menggunakan sistem intruksional dan strategi pembelajaran yang tepat. Kompetensi profesional ini mencakup:
Penguasaan materi pembelajaran atau bidang studi yang mencakup ilmu pengetahuan, teknologi dan seni secara teriris dan praktis.

4. Kompetensi Sosial

Kaitannya dengan pengaruh peran guru terhadap pembinaan moral merupakan kemampuan guru sebagai bagian dari suatu kelompok sosial yang mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua atau wali peserta didik serta masyarakat sekitar dalammemberikan pendidikan moral. Adapun aspek-aspek dalam kompetensi ini meliputi:
Memiliki perilaku yang terpuji dengan sikap dan kepribadian yang menyenangkan dalam pergaulan disekolah dan masyarakat.

PROSPEK PROFESI :

Pegawai Negeri Sipil,

Guru MI/SD,

Guru MTS/SLTP,Guru MA/SMU,

Penyuluh/Konselor Keagamaan

Pendakwah, Ustadz atau Ustadzah