Jl. Kampus No. 1, Indonesia
Sekilas Informasi
Penerimaan Mahasiswa Baru dibuka • Cek agenda akademik terbaru • Akses layanan kampus secara online
Berita Kampus

STAI Balikpapan Wisuda 74 Sarjana, Bekali Lulusan Hadapi Era IKN dan Transformasi AI

01/Sep/2026

BALIKPAPAN, Media Center STAI– Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balikpapan mengukuhkan 74 lulusan sarjana dalam Wisuda Angkatan ke-XXVII Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Sabtu (29/8/2026).

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Sebanyak 74 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan perjalanan akademiknya pada sejumlah program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ekonomi Syariah (ES).

Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, kompetensi, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di STAI Balikpapan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua STAI Balikpapan beserta jajaran pimpinan, Ketua Yayasan Perguruan Ibnu Khaldun Balikpapan, para dosen dan tenaga kependidikan, keluarga wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan dan lembaga mitra.

Turut hadir perwakilan pimpinan Pondok Pesantren Syech M. Arsyad Al-Banjari Balikpapan dan sejumlah mitra kelembagaan yang selama ini turut mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di STAI Balikpapan.

Ketua STAI Balikpapan, Arief Rohman Arofah, S.Sos., MA.Hum., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa kelulusan dari perguruan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Kalian diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menjaga nama baik almamater, serta terus mengembangkan kompetensi sesuai dengan tuntutan zaman,” tutur beliau

Menurut beliau, tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial ke depan semakin kompleks. Karena itu, para lulusan STAI Balikpapan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Ibnu Khaldun Balikpapan, Yuyun Wahyuni, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

Dalam sambutannya, ia berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di STAI Balikpapan dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di STAI Balikpapan menjadi bekal untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.

Rangkaian Wisuda Angkatan ke-XXVII juga diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H., M.H., M.A.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Ahmad Tholabi mengajak para lulusan untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama di tengah perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pesatnya kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang yang harus dipahami dan dimanfaatkan secara bijak.

“Kalian sebagai lulusan jangan hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang dan membangun keahlian. Jangan takut terhadap perkembangan AI, tetapi pahami dan manfaatkan teknologi tersebut secara bijak dan etis,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral dan keislaman.

“Di tengah perkembangan teknologi tersebut, nilai-nilai Islam tetap harus menjadi landasan dalam membangun integritas dan profesionalitas. Lulusan perguruan tinggi Islam tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab sosial,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi para lulusan STAI Balikpapan yang akan memasuki lingkungan masyarakat dan dunia kerja yang terus mengalami perubahan, terlebih dengan hadirnya IKN yang membuka berbagai peluang sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

Momentum wisuda juga dimanfaatkan STAI Balikpapan untuk memperkuat jejaring kelembagaan. Setelah prosesi wisuda, dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAI Balikpapan dengan Pengadilan Militer Balikpapan serta Pondok Pesantren Syech M. Arsyad Al-Banjari Balikpapan.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian strategis dalam upaya STAI Balikpapan memperluas kemitraan dan membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan lainnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen STAI Balikpapan untuk terus membangun perguruan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Wisuda Angkatan ke-XXVII Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi STAI Balikpapan sekaligus titik awal bagi 74 sarjana untuk melanjutkan pengabdian dan kiprahnya di tengah masyarakat.

Dengan bekal ilmu keislaman, kompetensi akademik, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, para lulusan diharapkan mampu menjadi insan yang berintegritas, profesional, adaptif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dari kampus, mereka melangkah membawa ilmu. Dari ilmu, mereka diharapkan menghadirkan manfaat.