Jl. Kampus No. 1, Indonesia
Sekilas Informasi
Penerimaan Mahasiswa Baru dibuka • Cek agenda akademik terbaru • Akses layanan kampus secara online
Berita Kampus

34 Mahasiswa STAI Balikpapan Resmi Dilepas untuk Mengabdi melalui KKN 2026

21/Sep/2026

Balikpapan, 18 September 2026 — Sebanyak 34 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balikpapan resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra, S.Sos., M.M., selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ketua STAI Balikpapan Arief Rohman Arofah, S.Sos., MA.Hum., jajaran manajemen STAI Balikpapan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Camat Balikpapan Tengah, serta lurah dari tiga wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN, yakni Kelurahan Sumber Rejo, Karang Rejo, dan Karang Jati.

Puluhan mahasiswa tersebut nantinya akan ditempatkan di tiga kelurahan untuk melaksanakan berbagai program pengabdian dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Kegiatan KKN menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan.

Dalam sambutannya, Ketua STAI Balikpapan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya Wali Kota Balikpapan, atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan pelepasan KKN dapat terlaksana.

Menurutnya, KKN bukan sekadar kegiatan rutin mahasiswa, tetapi merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Di pundak mahasiswa KKN ada nama besar STAI Balikpapan. Karena itu, jagalah nama baik kampus dan tunjukkan bahwa STAI Balikpapan merupakan kampus yang inklusif, moderat dan nyaman dihuni,” pesannya kepada para mahasiswa.

Sementara itu, perwakilan Wali Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menyampaikan pesan Wali Kota kepada mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman nyata di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengalaman selama berada di lapangan akan berbeda dengan pembelajaran yang diperoleh di dalam ruang kelas. Mahasiswa akan berhadapan langsung dengan berbagai kondisi, persoalan, serta dinamika yang ada di masyarakat.

“KKN tidak hanya tentang melaksanakan kegiatan akademik, tetapi juga tentang mendapatkan pengalaman nyata. Di lapangan nanti akan ada berbagai persoalan dan masalah yang menjadi bagian dari proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia berharap para mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif selama menjalankan KKN sekaligus membawa nama baik institusi dan Kota Balikpapan.

“Jadilah mahasiswa KKN yang dapat membesarkan nama STAI dan turut mengharumkan nama Balikpapan,” tambahnya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelepasan mahasiswa KKN oleh perwakilan Wali Kota Balikpapan. Prosesi kemudian diteruskan dengan penyematan almamater KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Dengan dilepasnya 34 mahasiswa tersebut, KKN STAI Balikpapan Tahun 2026 resmi dimulai dan diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berkontribusi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di tiga kelurahan lokasi pengabdian./DL